Rabu, 15 Maret 2017

Daihatsu Ayla Model Tertinggi

Setelah pada awal mulanya mengunyah Ayla type M A/T, kali ini type umum tertinggi dengan transmisi manual menjadi menu, yakni Ayla kategori X M/T. Dari luar, tampak penampakan Ayla X ini memang lah memperoleh sentuhan mewah dengan sepuhan chrome di sekian tidak sedikit ornamen eksterior seperti Foglamp, air dam, dan postur samping. Tampil­annya benar-benar lah terkesan alamiah dengan garis-garis yang tak terlalu tegas. sepertinya Daihatsu ingin mengembangbiakkan Ayla X terus yang merupakan kategori yang cukup & mewah' sebab mereka berulang memiliki rupa paling tinggi adalah Ayla X Elegant sedang juga sebagai varian dress up termewah.

Meski demikian, tampilannya lebih menawan dengan spoiler puncak rumah komplit bersama High Mounted mogok Lamp (HMSL). Talang air berulang sudah menjadi fitur kasar di tipe ini. belas kasih, belum ada wiper belakang sehingga saya lumayan kerepotan waktu kaca buntut terbalut abu atau air.

Saat di dekat, tak disangka nyata-nyatanya Ayla menawarkan kabin yang cukup lapang di bangku depan dan belakang. Visibilitas terus bagus buat team penilai awak yang berpostur tinggi badan 175 senti meter. pengaturan spion sudah dapat dilakukan awal kepada via tombol admin spion elektriknya. perangkat sonar tambah sudah tersedia bagi memeriksa penyetir saat bisa parkir under diri. pengertian belum ada fitur tilt steering biarpun mobil ini adalah type standar tertinggi.

Kabin pula pass nyaman dgn alunan lagu bersumber head unit duble din yang terintegrasi di dasbor. penunjuk RPM dan ECO Indicator juga telah tersedia di panel instrumen yang lengkap dengan Multi Information Display (MID). biarpun MID nya hanya memberikan penyelidikan konsumsi BBM rata-rata, namun saya rasa itu cukup meng­ingat pendapatan mobil ini masih di lembah rupiah 100 juta, merupakan Rupiah 97,95 juta. Lihat Harga Daihatsu Ayla Bandung disini!

Sebagai mobil yang terlahir untuk diperlukan di ruangan perkotaan yang padat, Ayla benar-benar lah menawarkan kecekatan. badan wujud badan mungilnya dengan lebar hanya 1,6 meter mengamanatkan aku ruang bagi meliuk-liuk di kepadatan jalan.

Handling-nya serta cukup bagus buat bermanuver di kecekatan noda. Ban dengan pelek alloy 14 inch menawarkan pengelolaan yang lebih lulus ketimbang Ayla seri M. belas kasih bantingannya nampak tak teredam bagus kala aku harus berjalan mogok. resiko limbung semula mudah terjadi waktu aku mengajaknya bermanuver singkat kencang.

Figur konsumsi BBM nya berulang pass menjanjikan dengan konsumsi buat kota 14,9 km/L. tengah dengan mengkonsumsi waktu melaju di jalur tol yang tercatat di MID jumlahnya 21,3 km/l. dengan register tertulis, Ayla berarti telah merapatkan salah satu permufakatan mobil LCGC adalah konsumsi BBM harus bisa membentangkan 20 km/L.

Sebagai menu test drive tentunya ana mengecek akselerasi Ayla. tak dinyana, Vericom ana menuturkan angka 13,68 detik untuk 0-100 km-nya. sepertinya moral 3-silinder yang memang lah lah sanggup mengatakan semangat besar di putaran cacat berkontribusi pada akselerasinya.Sayangnya, jeritan mesinnya tambah lagi terasa saat saya mengupayakan bagi menegakkan putaran mesin di 3.000 rpm ketika menjabarkan kecepatan setia 100 km/jam. Itulah konsekuensi yang harus dibayar disaat menggunakan mesin dengan 3-silinder.

Sebagai menu tambahan, kamipun memeriksa kegesitan maksimalnya. kelihatannya mesin 1.000 cc injeksi konvensionalnya mampu melajukan Daihatsu Ayla hingga kegesitan lebih dari 135 km/jam, namun pulsa yang terasa di setir memerkarakan ban dan kaki-kaki, dan bodinya sudah tak dapat pun mengkonversi roh dengan lulus ke atas roda membuahkan saya tidak sukses melanjutkannya.Tentunya berulang juga sebagai mobil dengan pendapatan jual 100 jutaan, abdi tak mengharapkan banyaknya kemewahan dan nikmatnya handling ala sportscar. Tapi Ayla mengamanatkan cukup kemewahan, dan mobil yang cukup nikmat kepada melintas di untuk kota.